Another Source

a

Pages

Saturday, November 14, 2009

ckckck. gak jelas banget. -.-zzZ

Dia tau kamu secara tidak sengaja.
Perkenalan singkat itu terus berlanjut menjadi rantai yang sedikit rapuh.
Berputarnya bumi mengiringi titik acuan itu.

Dia dan kamu saling penasaran dengan hal yang sama.
Kalian bekerjasama.
Menjadi partner,ya.. atau bisa dibilang teman kilat.

Mulai dari surat merpati,pager,telegram,fax,sms,telepon,email seakan menjadi percepatan pada komunikasi kalian.

Perjumpaan,senyuman sesaat,tatapan singkat,seperti datang dan pergi.
Dentuman waktu bom mulai berbunyi saat datang.
Dan mereda saat pergi.

Setangkai mawar segar,atau hanya sebuah bunga yang diawetkan menjadi barang yang ditukar dan berubah posisi menjadi jimat.

Dia,yang tadinya hampir menutup matanya.
Kau angkat lagi dengan kekuatanmu.
Kamu menopang masalahnya,dan membuatnya kuat menatap ke depan,ke atas,maupun ke belakang.

Dia menemukan kembali cahaya itu pada dirimu.
Cahaya bintang ras ****-*** yang sempat hilang karena badai.
Mungkin dia merasa kaget awalnya.
Kenapa semua terulang?
Kenapa sesuatu yang gila bernama ***** bisa datang lagi?
Disaat dia akan menutup mata meninggalkan segalanya.

Kamu menemani hari-harinya dan mentransfer energi untuk bertahan.
Kamu seperti ratusan bahkan ribuan macam obat untuknya.

Lama.
Dia benar-benar merasakan hal gila bernama ***** dalam hidupnya denganmu.
Hanya diam yang bisa dia lakukan.
Dan lebih baik seperti itu.
Untuk menjaga semuanya.

Biar terkubur dalam dan lama.
Yang penting,dia tidak kehilangan mataharinya. Bukan.
Tetapi Airnya.
Air yang selalu mengisinya.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...