Another Source

a

Pages

Friday, April 12, 2013

Komik Sebagai Salah Satu Media Pembelajaran

Assalamualaikum..!
Maaf sekali ya teman-teman, kemarin itu sibuk sama UTS jadi jarang nulis lagi.
Sebenernya sih niat mah ada, tapi actionnya yang macet 

Malam ini saya mau share tentang komik IPA buat anak SD. Nah, penasaran? Yuk lanjut..
Komik itu buat saya ibarat buku yang familiar banget. Dari dulu saya suka baca dan ngoleksi komik, tapi cuma komik Detective Conan. Saya mulai baca komik dari kelas 4 SD.
Banyak orang yang suka komik, mulai dari anak-anak sampe orang dewasa. Alasannya sih simple, karena komik itu gak neko-neko. Buat ngerti ceritanya kita cuma tinggal lihat gambar dan baca percakapan singkatnya. Waktu yang dibutuhkan buat baca komik juga rata-rata singkat. Buat baca satu komik aja ada orang yang bisa baca hanya dalam waktu 30 menit atau kurang.

Kalau dulu komik isinya cuma tentang kartun yang banyak main dan lucunya (misal doraemon atau shinchan), sekarang komik punya isi yang beragam. Para inovator di bidang pendidikan itu gak ada henti-hentinya buat media pembelajaran yang menarik. Salah satunya komik tentang pendidikan.

Dosen saya kebetulan ngebahas tentang komik sebagai salah satu media pembelajaran IPA di SD. Semua tau kan apa itu komik? Komik itu bisa dibilang cerita bergambar yang sistematis. Ada gambarnya, ada juga kata-katanya.

Kenapa harus pake komik, bil? 

Anak SD itu biasanya males kalau disuruh baca, apalagi baca buku pelajaran. Nah! Kalau pelajaran yang dikemas dalam bentuk komik lain lagi ceritanya. Anak-anak pasti bakal seneng kalau baca komik. Komik itu membuat pesan yang akan disampaikan ke anak jadi lebih jelas, lebih menarik, dan mudah dipahami.
Apalagi kalau didukung sama visualisasi yang keren. Dijamin deh anak-anak betah bacanya. Walaupun sebenernya mereka gak tau kalau yang lagi dibaca itu ada "essensi" pendidikannya.

Ini ada contoh komik IPA sederhana yang dibuat sama temen saya, Sigit . 

Komik ini untuk kelas 1 SD berdasarkan kompetensi yang ada di Kurikulum 2013.

Kompetensi Inti : 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah
Kompetensi Dasar : 3.3  Mengenal teks terima kasih tentang sikap kasih sayang dengan bantuan guru atau teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu pemahaman.
Tapi karena ini hand drawing, jadi saya foto. Maaf kalau gak jelas 









Kalau dilihat keseluruhan gini nih...



Semoga makin banyak guru di Indonesia yang bisa memanfaatkan media komik dalam pembelajaran. 

5 comments:

  1. dewi : iya harus bisa gambar dan harus kreatif :)

    ReplyDelete
  2. kalo kamu guru kerja sama aja sama orang yang bisa gambar, gak harus gurunya bisa gambar juga kan ^^

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...